Debatberita.com | Lampung Timur — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Zona Sribhawono kembali menunjukkan pelayanan cepat dan humanis kepada masyarakat. Seorang warga bernama Imanudin (20), asal Labuhan Maringgai, datang ke Pos Damkar Zona Sribhawono pada pukul 09.20 WIB, didampingi orang tua dan kakaknya, untuk meminta bantuan pelepasan cincin yang tersangkut di jari manis tangan kanan.
Imanudin mengeluhkan cincin tersebut tidak dapat dilepaskan karena jarinya telah mengalami pembengkakan selama kurang lebih empat bulan, sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko kesehatan apabila dibiarkan lebih lama.
Menanggapi permintaan tersebut, petugas Damkar langsung melakukan penanganan dengan prosedur aman dan profesional. Proses evakuasi cincin dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan rescue ringan agar tidak menimbulkan luka pada korban.
Berkat kesigapan dan keterampilan petugas, cincin berhasil dilepaskan pada pukul 09.59 WIB, tanpa menimbulkan cedera sedikit pun. Selama proses berlangsung, kondisi Imanudin tetap stabil dan penanganan berjalan lancar.
Tim yang bertugas dalam penanganan tersebut dipimpin oleh Danru Agus Dermawan, bersama anggota Damsyah dan Beni Putra P.
Dalam keterangannya, Danru Agus Dermawan menyampaikan bahwa personel Damkar Zona Sribhawono selalu siap siaga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, kapan pun dibutuhkan.
“Kami siap 1×24 jam membantu masyarakat, bukan hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga dalam tugas-tugas kemanusiaan dan penyelamatan. Ini sudah menjadi komitmen kami untuk hadir dan melayani dengan sepenuh hati,” ujar Agus Dermawan.
Pihak Pos Damkar Zona Sribhawono menegaskan bahwa pelayanan Damkar tidak hanya terbatas pada pemadaman kebakaran, namun juga mencakup penyelamatan non-kebakaran (rescue) sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Damkar dalam memberikan pelayanan cepat, profesional, dan berorientasi pada keselamatan warga, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap peran penting pemadam kebakaran di tengah kehidupan sosial.













Komentar